Berpikir Kreatif Dengan Menjadi Seorang Brand Gardener


“Bahwa siapapun kita, apakah CEO, ahli personal branding, aktivis sosial, Brand Manager, seniman, wartawan, chef, atau siapa saja, idealnya menjadi seorang Brand Gardener, yang bertugas menyuburkan brand di lingkungannya.” – Handoko Hendroyono

Sebuah buku yang ditulis oleh Handoko Hendroyono ini memang tidak seperti buku marketing biasa. Bahkan hanya dengan melihat 1-3 lembar  awal saja, saya yakin ada sesuatu yang lebih yang ditawarkan oleh buku ini. Dan benar saja kurang dari waktu seminggu, habis sudah saya melahap semua isi dari buku ini dan meninggalkan kesan mendalam yang membuat saya melihat brand yang ada dengan pandangan yang sangat berbeda.

Brand Gardener adalah sebuah buku yang membahas mengenai bagaimana para pelaku di dunia periklanan, komunikasi, dan marketing harus merubah pandangan dan cara berkomunikasi mereka mengikuti perubahan perilaku masyarakat yang sangat cepat yang ia (Handoko-red) sebut sebagai “Chaotic Era”. Di jaman yang serba digital ini dimana penyebaran info merupakan hal yang dapat dilakukan dengan cepat, mudah, dan murah, membuat para masyarakat di dunia menjadi well informed dan lebih ‘picky’ dalam memilih produk yang akan mereka gunakan. Mereka tidak akan mudah percaya terhadap iklan yang mereka lihat di tv atau janji-janji manis yang diberikan oleh suatu brand.

Oleh karena itu, para pemilik brand harus beradaptasi mencari cara bagaimana menyampaikan pesan dengan cara yang lebih kreatif dan efektif  kepada konsumennya agar brand tersebut menjadi sebuah brand yang believable, sehingga konsumen tidak ragu untuk membeli produk yang dikeluarkan brand tersebut. Di dalam buku ini pun dijelaskan bagaimana proses kreatif itu dilakukan, bagaimana melakukan storytelling yang baik agar brand tersebut memiliki value, dan yang paling utama: bagaimana kita menjadi seorang brand gardener.

Terdapat pula 30+ kisah sukses brand lokal dan internasional yang digunakan sebagai contoh kasus dan ilustrasi pendukung agar para pembaca lebih memahami setiap materi yang diberikan. Bahasa yang digunakan pun sangat ringan, mengalir dan mudah dimengerti bahkan jika kita bukan orang yang terjun di dunia periklanan atau marketing sekalipun. Membaca buku ini rasanya seperti sedang becakap-cakap dengan seorang teman mengenai perubahan pola perilaku masyarakat yang terjadi disekitar kita.

Sebagai penutup, buku ini sangat menarik untuk dibaca terutama untuk mereka yang menyukai dunia advertising, marketing, dan mass communication atau yang memiliki passion di dunia bisnis, Jika kamu bukan salah satunya pun tidak masalah, karena buku ini memperlihatkan banyak hal-hal menarik dan sisi lain dari sebuah proses kreatif yang kadang tidak kita sadari, bagaimana suatu brand berinteraksi dengan kita mulai dari bangun tidur hingga kita tidur lagi. So young people, are you ready to be a brand gardener?

***

Judul: Brand Gardener

Penulis: Handoko Hendroyono

Penerbit: Literati

Tebal: 342 halaman

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s