Nasional.Is.Me


Ilustrasi (sumber: google.com)

Ilustrasi (sumber: google.com)

Buku Nasional. Is. Me adalah salah satu buku favorit dari deretan buku yang saya miliki di kamar. Cover merah gelap membuat kesan tersendiri dibanding buku buku lain, awalnya saya mengira Buku Nasional. Is. Me berisi tentang para pahlawan dari zaman dahulu hingga zaman sekarang, ternyata bukan hanya itu saja, Buku Nasional. Is. Me menceritakan penuh tentang Indonesia dan tentang rasa nasionalisme dalam diri terhadap Indonesia.

Buku Nasional. Is. Me mengajarkan banyak hal, antara lain bagaimana kita harus mengenal, mendalami, dan mencintai juga berbuat sesuatu untuk Indonesia. Dari buku ini hal yang membuat saya kurang puas adalah Design cover yang sederhana dan tidak adanya pembatas baca, untuk saya buku sebaik Nasional. Is. Me yang isinya jauh dari kata sederhana sangat disayangkan menggunakan Design cover yang sederhana. Tapi dibalik cover yang sederhana ini buku ini telah berhasil mengajarkan “Don’t jude a book by the cover” hehehe. Bahan kertas buram dan foto tidak berwarna (foto hitam putih) juga saya sayangkan untuk buku sebagus ini.

Isi buku Nasional. Is. Me Begitu luar biasa mengunggah hati untuk mengenal, mendalami dan mencintai juga mengenal lebih jauh tentang Indonesia, di Bab “Dari Sabang Sampai Merauke” merukakan Bab favorit saya, Pandji Pragiwaksono dengan kampretnya menceritakan kota – kota di kepulauan Indonesia begitu epic sehingga saya yakin siapapun yang membaca bukunya ingin datang ke kota yang diceritakan dalam Bab ini. Saya juga adalah korban dari Bab “Dari Sabang Sampai Merauke”, selah 2 minggu setelah saya membaca buku ini saya langsung mendatangi kota Jogjakarta karna penasaran dengan apa yang diceritakan oleh Pandji Pragiwaksono, dan sejak itu saya berencana mengelilingi Pulau Jawa sebagai awal saya menuju keliling Indonesia, kota yang sudah berhasil saya datangi antara lain selain Jogjakarta adalah Depok, Sukabumi, Bandung, Jakarta, Cianjur, Cirebon, Bogor dan lainnya.

Dari Bab yang sama “Dari Sabang Sampai Merauke”, saya mengagumi ketika Pandji Pragiwaksono menceritakan tentang Jayapura, kebanyakan orang termasuk saya ketika mendengar kata Jayapura yang ada dipikiran kita adalah orang berkulit gelap, telanjang dada, koteka, dan terbelakang, namun seperti yang saya katakan tadi Pandji bisa menulis dengan kampretnya sehingga menjadi begitu epic, saya yang membacanya menjadi ingin pergi ke Jayapura, tulisan yang membuat saya ingin mendatangi Jayapura adalah “Kalau Anda bertemu dengan orang Papua, beri senyum dan sapa mereka, saya JAMIN senyum balasan dari mereka tiga kali lebih lebar dari senyum Anda”.

Bab lain yang dapat mengunggah hati untuk berbuat sesuatu bagi Indonesia adalah Bab “Dari Nasional. Is. Me Sampai Patriot. Is. Me”, part yang menceritakan tentang Oke Rosgana yang sukses di kancah dunia dengan passionnya di dunia Yoyo, dan yang paling mengejutkan adalah Goerge Saa, putra Papua yang menjadi juara dunia Fisika. George Saa berhasil menemukan passionnya di dunia fisika dan itu yang membuat saya tergugah hati “masak putra Papua aja bisa, gue yang putra Banten gak bisa?”. Di part lain ada hal yang membuat saya hampir meneteskan air mata dan membuat saya berkata “Oh My God!”yaitu di part #Bolbal, hanya karena manusia yang tidak bertanggung jawab yang kita sebut Teroris dengan dalil – dalil agama, semua lapisan masyarakat terkena dampaknya. Saya begitu terharu ketika pedagang kaos Tour MU ke Indonesia nyaris mengalami kebangkrutan karena Tim MU gagal ke Indonesia, iya siapa yang mau beli kaos Tour MU kalau MUnya gak dateng. Beruntung Indonesia memiliki Glen Marsalim yang berhasil menggagalkan juga kebangkrutan pedagang kaos Tour MU. Dengan epic Pandji Pragiwaksono menuliskan kisah tersebut sehingga dapat menyentuh hati.

Buku Nasional. Is. Me sangat membantu untuk lebih mengenal, mendalami, dan mencintai Indonesia dengan kumplit. Review buku Nasional. Is. Me ini saya tutup dengan kata yang sama di buku Nasional. Is. Me.

Hiduplah Indonesia Raya.

(Aldi Suherlandi Arahman, artikel asli)

***

Judul Buku : Nasional.Is.Me

Penulis         : Pandji Pragiwaksono

Penerbit       : Bentang

Tebal            : 192 halaman

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s