Hidup Itu Indah: Kritik yang Kreatif


Biasanya kawan-kawan pemain musik kalau seksi tiup orangnya supel dan pandai bergaul. Kalu seksi gesek seperti violin, lebih penyendiri, perenung dan sibuk dengan dirinya sendiri. Aji yang juga pemain violin ternyata lain. Komiknya komik sosial. Mungkin karena Aji pun bagian yang syah dari carut marut kehidupan sosial kita. Berbagai mata pencaharian telah ia lakoni, termasuk door to door jualan beras

Sudjiwo Tedjo (Budayawan)

Komik Hidup Itu Indah karya Aji Prasetyo ini memang berbeda. Teknik menggambarnya unik, karakter yang digambarkan sangat hidup. Kemampuan Adji membungkus  keresahan sosial dalam sebuah karya ilustrasi yang menggelitik dan mengundang tawa memang harus diacungi jempol, bahkan dua jempol. Adji memperlihatkan bahwa kritik tidak melulu disampaikan dalam bentuk serius dan kaku. Dan terkadang, gambar dapat bercerita melebihi kata.

Terakhir, karena berbentuk komik, maka tidak afdol kalau dalam resensi ini tidak diberikan sedikit “icip-icip.” Silahkan menikmati!

Setan Menggugat karya cipta asli Aji Prasetyo (sumber: www.google.com)

Setan Menggugat karya cipta asli Aji Prasetyo (sumber: http://www.google.com)

***

Judul: Hidup Itu Indah

Penulis: Aji Prasetyo

Penerbit: Cendana Art Media
Tebal: 225 halaman

***

Penulis :

DSC05240 300p

Gede Surya Marteda

@GedeMarteda

linguist and science addict

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s